Selasa, 22 Mei 2012


 INSTRUMEN PENILAIAN
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH
NO
PERNYATAAN
SKALA PENILAIAN
TP
P
JR
SR
SL

Kepala Sekolah :





1
Melibatkan Guru dalam penyusunan program jangka panjang Sekolah





2
Melibatkan Guru dalam penyusunan program jangka pendek Sekolah





3
Menyelenggarakan sekolah berdasarkan pada renstra





4
Melakukan analisis kebutuhan sekolah





5
Melibatkan Guru dalam penyusunan analisis kebutuhan sekolah





6
Memimpin pengembangan organisasi sesuai dengan kebutuhan





7
Melibatkan Guru dalam pengembangan organisasi





8
Berusaha meningkatkan sumber daya manusia





9
Memiliki kepekaan terhadap perubahan





10
Memanfaatkan perubahan  sebagai pengembangan sekolah





11
Berusaha menciptakan budaya organisasi yang kondusif





12
Berusaha menciptakan iklim organisasi yang kondusif





13
Memberdayakan Guru dan staf secara optimal





14
Mengelola sarana dan prasarana secara optimal





15
Melibatkan guru dalam mengelola sarana dan prasarana





16
Mempersiapkan Penerimaan siswa baru terlebih dahulu





17
Melibatkan Guru dalam Penerimaan siswa baru





18
Menyusun progran pengelolaan keuangan





19
Melakukan Pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip akuntabel dan transparan





20
Melakukan Pengelolaan keuangan secara efektif dan efisien





21
Melakukan Ketatausahaan sekolah sesuai dengan program yang disusun





22
Melakukan Ketatausahaan sekolah sesuai dengan tujuan sekolah





23
Melakukan layanan khusus dalam mendukung kegiatan pembelajaran





24
Mengelola Sistem Informasi sekolah dalam mendukung pengambilan keputusan





25
Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran





26
Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan manajemen sekolah





27
Melakukan monitoring pelaksanaan program kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat





28
Melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat





29
Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat





30
Merencanakan tindak lanjut hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat






TOTAL :






TOTAL KESELURUHAN :

KETERANGAN
TP        : Tidak Pernah dengan skor    : 0
P          : Pernah                                   : 1
JR        : Jarang dengan skor               : 2
SR;      : Sering dengan skor               : 3
SL       : Selalu dengan skor                : 4

Senin, 23 April 2012

DETIK-DETIK WAKTU

Huruf H pertama ini diketik persis pukul 00.00 sengaja kali ya???/ gak juga.... emang kebetulan karena kalo jam 23.59 masih tanggal 23 tetapi kalo sudah jam 00.00 berarti sudah ganti hari..... apa artinya??? Yang jelas itu menunjukkan bahwa sekecil apapun perbedaan waktu akan mempengaruhi perhitungannya, meskipun banyak orang nggampangne (kata orang Jawa )

Dulu sewaktu rajin ngaji ( sekarang masih yeeeee..... ) kata pak ustad jarak yang paling jauh adalah masa lalu yang oleh guru Bahasa Indonesia diwakili oleh kata-kata : tadi, kemaren, barusan, dulu dan masih banyak laiinnnya ( kata Bang Rhoma ). Dalam Bahasa Jawa diwakili oleh kata-kata : mau, ndhek wingi, ndhek bengi, ndhek awan dan ndhek-ndhek ........ lainnya maupun oleh mbiyen, ganu (tegal)..... Kata - kata itu sebenarnya mewakili dari keadaan bahwa kita telah ditinggalkan dan tak mungkin kembali.

Tambah umur, artinya kita telah jauh melewatkan waktu...... dan tinggal sedikit persediaan waktu kita. mungkinkah untuk dapat minta bonus tambahan terhadap waktu yang dijatahkanNya untuk kita ????? Mungkin saja bisa karena kata ustad ada hadist " silaturahmi dapat memperpanjang umur "  tetapi ustad agak bingung karena ada keterangan "Manusia telah ditentukan lahir, jodoh, rejeki dan umurnya ". Beliau janji mau njelaskan dengan keterangan lagi.... tapi sampai sekarang belum ketemu katanya......... hahahaha.... selamat belajar lagi pak ustadt.

Tetapi saya nyoba ngotak-atik hubungan keduanya dengan otak saya yang agak aneh ini... tapi jangan buat rujukan karena validitas dan reablitasnya di bawah nol..... Begini  : (mulai serius nihhhhhh ) -------
Betul dan benar sekali bahwa Allah telah menentukan segala tentang apa saja untuk kita. Di dalam kandungan kita sudah diberitahu apa saja yang akan terjadi kepada kita. Tapiiiiiii saat kita lahir kita lupa semua, sehingga kita lahir menangis. Oleh karena itu jika ada orang tebak-tebakan, mengapa bayi lahir kog menangis ???? jawab aja dengan tegas " karena ia lupa terhadap apa yang telah diberitahukan kepadanya "

Karena kita lupa maka kita tidak tahu.... apa saja yang telah digariskan kepada kita??? Dengan ketidaktahuan kita itu maka kita diperintahkanNya untuk berusaha. Bukankah sering kita dengar : " Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika mereka tidak berusaha merubahnya ". Mungkin konteks perintah ini sama dengan silaturahmi. Meskipun kita telah digariskan batas usia kita jika kita mau menjalin silaturahmi, Siapa tahu Allah memberikan bonus perpanjangan usia kita. Bukankah Allah Maha Pengasih, wong orang tua saja akan memberi bonus uang saku pada anaknya jika mereka rajin sholat, rajin belajar.... apalagi Allah Dzat Yang Tiada Bandingannya??????

Kesimpulannya jalin silaturahmi sebanyak-banyaknya seraya berdoa agar diberi panjang umur yang bermanfaat untuk beribadah kepadanya...........

                                                                                                                         by Chedo

KATA BIJAK ORANG BESAR




25 KATA BIJAK ORANG BESAR

1.               Jadilah diri anda sendiri. Siapa lagi yang bisa melakukannya lebih baik ketimbang diri anda sendiri?   ( Frank Giblin )
2.               Kedamaian tak terdapat di dunia luar, melainkan terdapat dalam jiwa manusia itu sendiri. (Ralph Waldo Emerson)
3.               Memberi tidak harus mengasihi, tetapi mengasihi selalu disertai dengan pemberian. (Anonim)
4.               Anak-anak lebih membutuhkan  panutan   dibandingkan dengan kecaman. (Joseph Joubert)
5.               Kehidupan ibarat melukis sebuah gambar, bukan melakukan penjumlahan  (Oliver Wendell Holmes Jr.)
6.               Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tetapi kita telah gagal bila kita  tidak mencoba  (Beverly Sills)
7.               Takdir menentukan siapa orangtua kita, tetapi pilihanlah yang menentukan siapa  teman kita (Jacques Delile)
8.               Jika anda  berpendapat bahwa  pendidikan itu MAHAL Coba bandingkan  dengan harga  sebuah KEBODOHAN (Derek Bok)
9.               Manusia merasa  kesepian karena mereka  membangun tembok  dan bukan jembatan  (Anonim)
10.            Nikmatilah hidup ini  tanpa membandingkan dengan  kehidupan orang lain (Marquis de Condorcet
11.             Obat yang paling mujarab  adalah  rasa sayang  kepada  diri sendiri  (Theodore Isaac Rubin)
12.            Kita menilai  diri sendiri  dengan apa  yang kita rasa mampu kita lakukan, sementara  orang lain menilai kita  dengan apa  yang telah kita  Lakukan  (Henry Wadzworth)
13.             Hanya ada satu sudut alam semesta yangpasti bisa kita perbaiki yaitu diri kita Sendiri (Aldous Huxley)
14.             Masa depan bukanlah sebuah hadiah melainkan sebuah Keberhasilan (Harry Lauder)
15.             Tuhan memberi pekerjaan  bukan untuk membebani manusia,melainkan sebagai anugerah baginya.(Walter R. Cautenay)
16.             Terangi esok hari dengan hari ini (Elizabeth Barret)
17.            Kesempatan anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan anda pada diri sendiri.  Robert Collier
18.            Tujuan  menentukan jadi apakah anda kelak.  Julius Erving
19.            Sesungguhnya nilai seorang manusia ditentukan oleh tujuan yang dikejarnya. Marcus Aurelius
20.            Jika seorang anak diterima apa adanya, Ia akan belajar untuk menerima dirinya sendiri  (Dorothy Low Nolte)
21.            Anak-anak tidak pernah menjadi pendengar yang baik atas Mnasihat orang tuanya, tetapi mereka tidak pernah gagal meniru (Eleanor Farjean
22.            Membuat  anak-anak bersikap jujur adalah awal pendidikan (John Ruskin)
23.            Anda akan selalu  melewati kegagalan dalam menuju kesuksesan  (Mickey Rooney)
24.            Besarnya berkah sebuah rejeki tidak diukur dari berapa besar rejeki itu tetapi diukur dari berapa besar kesungguhan untuk memperoleh rejeki itu ( Chedo Wardoyo )
25.            Angan-angan, fantasi, nafsu dan ambisi tidak dapat dibatasi oleh jarak waktu dan etika tetapi dapat dibatasi dengan logika yang nyata. ( Chedo Wardoyo )